Cerpen: PUASA

Standar

Islamic Designs Bulan Ramadhan datang lagi. Senang rasanya masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan suci ini. Bulan dimana pahala ibadah wajibnya dilipatgandakan, dan pahala ibadah sunnahnya dihitung sebagai ibadah wajib. Bulan malam kemuliaan, Malam Lailatul Qadar.

Sungguh, aku benar-benar merasa bersyukur bisa berjumpa dengan bulan yang penuh maghfirah ini. Bagaimana tidak, selama Bulan Ramadhan setan-setan dalam keadaan terikat rapat di dalam neraka. Mereka tidak dapat keluyuran guna menggoda dan mengganggu manusia yang tengah menjalankan ibadah puasa. Pendek kata, untuk sementara para setan dipaksa cuti.
Read the rest of this entry

Sebuah Peta Kerukunan

Standar

peta-kerukunan

Peta terlampir (di atas) adalah Kampung Halaman Ibu saya di Sidoarjo Jawa Timur, dimana warganya yang majemuk hidup rukun dan damai sejak puluhan bahkan mungkin ratusan tahun lalu. Warga Kampung tersebut terdiri dari beragam etnis; Jawa, Madura, Arab, Tionghoa, dan ada sedikit yang keturunan India. Tempat Ibadah dan tempat usaha berdiri berdampingan tanpa pernah ada masalah. Rukun-rukun saja.

Sungguh, jarak antar tempat ibadah itu tidaklah jauh. Dari Gereja Pantekosta ke Masjid NU tidak lebih dari lima menit (kira-kira) jalan kaki. Masjid Muhammadiyah ada di tengah pemukiman warga dan itupun tidak lebih lima menit (kira-kira) dengan berjalan kaki, baik dari Masjid NU ataupun dari Gereja. Di dekat Gereja ada Panti Asuhan Kristen yang lumayan besar. Gereja dan Panti Asuhan itu dikelilingi oleh masyarakat yang beragama Islam. Read the rest of this entry

QURBAN

Standar

sapi

Setelah berpuluh tahun tak dikarunia keturunan, Nabi Ibrahim AS tentu begitu bersuka cita ketika pada akhirnya Sang Khalik menghadirkan Ismail AS sebagai buah hatinya. Orangtua mana yang tak berbunga-bunga bahagia hatinya demi mendapatkan karunia dan kenikmatan berupa anak penyejuk pandangan mata. Terbentang luas sayap cinta nan menggelora menyelimuti kehidupan Sang Nabi.

Dan ketika cinta itu kian merona, Allah Sang Khalik memberikan perintah tak terduga yang mengoyak mahligai rasa. Mengaharu biru rindu yang tengah bermadu. SEMBELIH ANAKMU! Sebuah perintah yang kemudian menjadi ajaran bagi Umat Islam untuk berqurban dengan jalan menyembelih binatang ternak. Kambing, Sapi, atau Onta. Read the rest of this entry

Buku 6: SYAIR-SYAIR CINTA MERONA

Standar

Buku Syair-syair Cinta Merona

SYAIR-SYAIR CINTA MERONA merupakan sebuah buku kumpulan puisi tentang cinta. Puisi-puisi yang lahir tatkala tarian cinta mengggoda, menghadirkan beragam warna dan makna, hingga hati terbawa mengarungi luas dan dalamnya samudera cinta dalam buaian pesona rasa.

Buku ini dikerjakan dengan konsep “FULL DAUR ULANG” pada covernya dan pada setiap lembar halamannya dengan memanfaatkan kertas-kertas bekas, tas kresek bekas, kardus rokok, serta grenjeng rokok.

Dipublikasikan pertama kali pada Desember 2014
Tebal: 40 halaman
Harga: 50.000 +ongkos kirim